Kuntawiaji

Month

November 2010

Nov 30, 20101 note
“…”Mudah-mudahan Tuhanku memimpin aku ke jalan yang benar.” —QS. Al Qasas: 22
Nov 30, 20105 notes
“Dan katakanlah (Muhammad), “Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda (kebesaran)-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.” —QS. An Naml: 93
Nov 30, 20102 notes
“Dan (ingatlah) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, maka terkejutlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.” —QS. An Naml: 87
Nov 30, 2010
“Dan sungguh, Tuhanmu benar-benar memiliki karunia (yang diberikan-Nya) kepada manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukuri(nya).” —QS. An Naml: 73
Nov 30, 2010
“Bukankah Dia (Allah) yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila dia berdoa kepada-Nya, dan menghilangkan kesusahan dan menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah (pemimpin) di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Sedikit sekali (nikmat Allah) yang kamu ingat.” —QS. An Naml: 62
Nov 30, 20102 notes
“Jika bukan kalian yang menjadi idealis, mengejar mimpi, dan membela yang benar, lalu siapa? Dan jika tidak sekarang, saat masih muda belia tanpa beban, lalu kapan?” —Seorang Professor di NTU, Singapura
Nov 30, 20101 note
“Apa gunanya memiliki materi jika kita terlalu sibuk untuk menikmatinya?” —Margareta Astaman dalam after orchard
Nov 30, 20102 notes
“Secara aneh, kita punya semakin banyak orang di dunia, tapi semakin sedikit yang saling mengenal.” —Margareta Astaman dalam after orchard
Nov 30, 20102 notes
“Dan Tuhan jarang sekali mengungkap masa depan. Kalaupun Dia melakukannya, alasannya hanya satu: masa depan itu telah digariskan untuk diubah.” —Sang Alkemis, Paulo Coelho
Nov 29, 201016 notes
“…Dan dia (Sulaiman) berdoa, “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat- Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh.” —QS. An Naml: 19
Nov 27, 20103 notes
Nov 27, 20101 note
Catatan Perjalanan Macau (bagian 4)

Nova City Apartment, Macau, 18 November 2010, 07.18

Kehadiran saya di Macau bersama dua orang teman membawa satu makna baru bagi saya, yaitu bahwa setiap orang di dunia ini saling terhubung. Pertama, saat kami terhenti di bandara dan berencana menginap untuk menunggu pagi, salah seorang Indonesia yang juga menumpang satu pesawat bersama kami tiba-tiba datang menghampiri. Namanya Tandi. Ia kebingungan mencari tempat penginapan dan meminta bergabung. Ia mengatakan hanya semalam di Macau karena esok pagi akan menyeberang ke Guangzhou untuk bertemu pacarnya. Kami pun, berempat termasuk Tandi, menerimanya bergabung. Kemudian, Febry menelepon salah seorang temannya yang dikenalnya via internet, namanya Iuri, untuk menginap di apartemennya. Sebelumnya memang Febry telah membuat janji dengan Iuri dan kami diperbolehkan menginap di apartemennya. Di telepon, Iuri pun mengatakan bahwa kami dipersilakan saja datang ke apartemennya dan pintunya tidak dikunci. Kami lalu menuju sana menggunakan taksi dan benar saja, sesampainya di sana, apartemen Iuri seolah sangat terbuka bagi kehadiran kami. Saat itu waktu menunjukkan pukul 00.30 dini hari dan Iuri baru datang pada pukul 2.00 bersama teman wanitanya, Joy. Iuri adalah seorang Brazil yang sudah 4 tahun tinggal di Macau, sedangkan Joy berasal dari Filiphina. Sambutan mereka sangat baik terhadap kami. Kami disuguhkan kue coklat bulat, dimasaki makanan khas Filiphina oleh Joy, dan disediakan tempat tidur yang nyaman. Sungguh, ini adalah salah satu karunia tak terduga dari Tuhan melalui tangan orang yang tak dikenal.

Nov 26, 20101 note
Catatan Perjalanan Macau (bagian 3)

Mc Donald’s Nova City Taipa, 18 November 2010, 21.33

Macau, neither heaven nor hell. Slogan itu sepertinya memang cukup menggambarkan keadaan kota ini yang sebenarnya. Dengan banyaknya gereja peninggalan masa penjajahan portugis yang dijadikan objek wisata, Macau juga berisi banyak tempat bermain judi yang ramai dikunjungi setiap malamnya. Meskipun demikian, prestasi yang menurut saya layak dicatat dari kota ini adalah begitu seriusnya pemerintah dalam menangani industri parawisatanya sehingga Macau menjadi kota yang layak kunjung bagi wisatawan. Hal ini seharusnya dicontoh oleh pemerintah kota Jakarta karena masih begitu banyak hal yang harus dibenahi dalam berbagai bidang di industri pariwisata kota Jakarta.

Nov 26, 2010
Catatan Perjalanan Macau (bagian 2)

Di dalam bis nomor 23 menuju satu-satunya masjid di Macau, 18 November 2010, 14.20

Salah satu hal yang saya sukai dari Macau adalah negeri ini begitu menghargai dan menghormati pejalan kaki. Contohnya antara lain jalan pedesterian yang bagus dan luas, pengemudi kendaraan yang mendahulukan penyeberang jalan, dan tertatanya fasilitas bus umum yang memadai. Hal ini membuat jumlah pejalan kaki dan pengguna transportasi umum jauh lebih banyak dibandingkan pengguna kendaraan pribadi. Hal ini tentu berkebalikan dengan kondisi yang ada di kota Jakarta tercinta. Semoga gubernur Jakarta semakin menyadari perlunya penataan masalah transportasi massal sehingga masalah yang berlarut-larut melanda ibu kota tercinta dapat segera terselesaikan.

Nov 26, 2010
Catatan Perjalanan Macau (bagian 1)

7 Eleven, Taipa Island, Macau, 18 November 2010, 9.50

Kami mengunjungi toko ini untuk membeli Macau Pass, kartu yang digunakan untuk melakukan pembayaran bus umum, dan juga untuk menukarkan uang beberapa HKD ke dalam MOP. Sewaktu melihat daftar menu, ada menu yang menarik, yaitu Hot Shot, berupa kombinasi siomay ikan dan mie seharga 10 dollar. Saya dan Febry memesannya dan ternyata mie yang digunakan adalah mie instan sejuta umat di Indonesia. Ya, tidak lain dan tidak bukan adalah Indomie goreng. Hal ini tentunya menjadi sebuah kebanggaan tersendiri mie instan produksi Indonesia digunakan oleh salah satu toko terkemuka. Semoga kebanggaan ini menyusul untuk produk-produk buatan Indonesia lainnya.

Nov 26, 20101 note
“Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan selain Allah, nanti kamu termasuk orang-orang yang diazab.” —QS. Asy Syu’araa’: 213
Nov 26, 2010
“Dan sungguh, (Al Quran) itu (disebut) dalam kitab-kitab orang yang terdahulu.” —QS. Asy Syu’araa’: 196
Nov 26, 2010
“…dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,” —QS. Asy Syu’araa’: 87-88
Nov 26, 2010
“..dan (Allah) Yang sangat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat.” (Ibrahim berdoa), “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan,” —QS. Asy Syu’araa’: 82-85
Nov 26, 20105 notes
Next page →
2012 2013
  • January
  • February
  • March
  • April
  • May
  • June
  • July
  • August
  • September
  • October
  • November
  • December
2011 2012 2013
  • January
  • February
  • March
  • April
  • May
  • June
  • July
  • August
  • September
  • October
  • November
  • December
2010 2011 2012
  • January
  • February
  • March
  • April
  • May
  • June
  • July
  • August
  • September
  • October
  • November
  • December
2009 2010 2011
  • January
  • February
  • March
  • April
  • May
  • June
  • July
  • August
  • September
  • October
  • November
  • December
2009 2010
  • January
  • February
  • March
  • April
  • May
  • June
  • July
  • August
  • September
  • October
  • November
  • December